
Bukan perkara mudah untuk tetap solid dan konsisten dalam memberikan konten serta pengalaman bermain yang dicintai fans di seluruh dunia, MihoYo merilis Genshin Impact enam tahun lalu yang terus bertumbuh dan kini alasan dibalik suksesnya game open world gacha tersebut ada pada manajemen tim yang bekerja bak pabrik yang sibuk sepanjang tahun.
CCTV baru-baru ini merilis sebuah video wawancara edisi CPOPWave bersama Genshin Impact dengan menghadirkan sang combat designer Jige (雞哥 Aquaria) yang tidak terbatas pada obrolan atas peran dan posisinya dalam perusahaan, dalam sesi tersebut Jige juga membicarakan bagaimana perusahaan bisa tetap bekerja dan menghadirkan setiap konten tepat waktu tanpa berkompromi pada kualitas, meskipun menariknya terdapat satu fakta yang dibuka oleh Jige bahwa MihoYo merilis versi 5.0 dengan persiapan bahwa mereka siap menerima kritik atas kualitas dan berbagai kompromi di tahun 2024 lalu tersebut.
Berikutnya obrolan yang menarik ada pada bagaimana Jige sedikit membuka dapur MihoYo untuk Genshin Impact, yang mana mereka sendiri mendedikasikan tim pengembang untuk mengerjakan sekitar 12 hingga 13 versi dalam satu waktu bersamaan sekaligus. Alasannya sendiri dikarenakan begitu masifnya konten dan produksi yang harus dikembangkan, jika dihitung secara kasar Jige mengatakan bahwa mereka setidaknya butuh waktu sekitar 17 hingga 20 bulan hanya untuk mengembangkan konten skala besar. MihoYo juga berkomitmen bahwa mereka harus merilis konten terbaru setiap 42 hari sekali dengan update skala menengah per patch (contoh seperti versi 5.4, versi 6.2 dan lainnya).
Perlu digaris bawahi lagi bahwa MihoYo tidak mengembangkan Genshin Impact versi 4.0 versi 5.0 dan versi skala besarnya yang kemudian bisa selesai satu waktu dan siap rilis, melainkan versi-versi tersebut dikembangkan secara beriringan dengan versi yang tengah kini dikembangkan, semisal saat ini tim mengerjakan versi 7.0, maka tim yang lain juga mengikuti dengan versi 8.0 untuk skenario, desain, combat, karakter, dan lainya yang nanti akan disempurnakan seiring waktu berjalan. Masih terdapat proses optimalisasi performa, balancing maupun pengecekan ulang yang mana akan sulit untuk dilakukan saat vesi tersebut dirilis.
Kemudian Jige jua mengatakan bahwa misi mereka adalah mengembangkan dan merilis game dengan sebuah misi tertentu, yang mana mereka mengakui bahwa tidak terikat akan hasil komersil maupun jumlah pengguna game yang mereka rilis. Ia juga memantapkan bahwa berjalan kedepan, mereka tidak akan tunduk pada tren atau yang tenah viral sesaat tetapi dengan mindset bahwa mereka (MihoYo) adalah tren itu sendiri, atau mereka adalah trendsetter daripada menjadi pengikut. Jige mencontohkan dengan seperti Empat Novel Klasik Agung Tiongkok, yang diwariskan dari generasi ke generasi selama ribuan tahun.
sumber: BiliBili
Jika kalian suka dengan artikel yang kami tulis, Bisa dukung kami melalui Saweria.
Untuk yang mau interaksi lebih lanjut, Jangan lupa juga ikuti Ministry of Gamers di berbagai sosial media. Twitter, Facebook, Threads, atau Instagram yang mana untuk tetap bisa up to date dengan berita, rumor, maupun review.







