
Minggu lalu para penggemar RPG serta studio-studio game barat berduka atas pengumuman ditutupnya BioWare setelah 30 tahun berdiri, bersamaan dengan itu EA juga sekaligus membatalkan proyek Mass Effect terbaru yang sudah dinantikan para penggemar setianya.
Mass Effect Universe sendiri diketahui jadi judul yang akan dipilih setelah mantan karyawan BioWare secara sengaja membocorkan trailernya di subredit tidak laam setelahnya, hal ini sontak membuat para penggemar semakin mengelukan proyek yang seharusnya bisa menjadi titik balik studio legendaris tersebut. Berbagai spekulasi juga diperdebatkan atas keputusan tersebut, seperti apa dikarenakan akuisisi oleh Saudi Arabia, atau terdapat tekanan dan rasa tidak percaya diri EA terhadap studio setelah gagalnya Dragon Age: The veilguard serta diskusi-diskusi lain yang hingga kini masih berseliweran di internet.
Star Wars Battlefront 3 Adalah Penyebabnya?
Saat para penggemar dan internet sibuk membahas alasan ditutupnya BioWare dan berduka atas kabar minggu lalu tersebut, Bloomberg baru-baru ini merilis sebuah artikel terbaru dengan laporan alasan sebenarnya dibalik penutupan BioWare dan dibatalkannya Mass Effect terbaru.
Sumber dari bloomberg yang tidak disebutkan namanya tersebut memberikan informasi bahwa para eksekutif EA sedang meninjau portofolio perusahaan untuk beberapa tahun ke depan, menyadari utang sebesar $18 miliar yang dibebankan kepadanya sebagai akibat dari akuisisi oleh dana investasi Arab Saudi. Sumber-sumber tersebut mengklaim bahwa para eksekutif EA menyadari bahwa mereka ternyata memiliki dua game sci-fi action yang sudah direncanakan, yang masing-masing akan menelan biaya ratusan juta dolar yang mana adalah game Mass Effect berikutnya (yang sekarang diyakini berjudul Mass Effect Universe) dan Star Wars Battlefront 3.
Berdasarkan pilihan sulit tersebut, EA akhirnya lebih memilih untuk memfokusan pengembangan pad proyek Star Wars Battlefront 3 yang diyakini akan jauh lebih laris daripada Mass Effect terbaru. Tidak hanya itu, dengan bagaimana performa BioWare akhir-akhir ini seperti Dragon Age: The Veilguard yang gagal menemui kesuksesan juga menjadi alasan mengapa Star Wars lebih difavoritkan, meskipun dalam klaimnya sumber menyebut bahwa mayoritas dari permasalahan ini ada pada pilihan proyek Star Wars Battlefront 3 atau Mass Effect Universe.
Dalam sebuah pernyataan, EA mengatakan kepada publikasi tersebut bahwa mereka “secara kolektif mencapai keputusan ini setelah berbulan-bulan melakukan perencanaan, peninjauan, dan analisis, termasuk pertimbangan cermat terhadap kondisi bisnis yang berkembang, dinamika industri, dan prioritas jangka panjang kami,” tetapi tidak memberikan rincian spesifik mengenai hal ini atau adalah standar dari jawaban ala korporasi. Hal ini juga secar tidak langsung mengkonfirmasi bahwa DICE dan Respawn yang sebelumnya dirumorkan untuk kembali menjadi developer untuk Battlefront berikutnya adalah benar.
sumber: bloomberg







