gears of war e-day poste with the coalition logo

Kabar mengenai data penjualan dari Gears of War E-Day membuat internet sibuk dengan berbagai perdebatan dan lagi-lagi tepuk jidat dengan apa yang sebenarnya Microsoft lakukan pada divisi gamingnya tersebut, Tom Warren minggu lalu melaporkan bahwa game tersebut terjual “hanya” sekitar 400 ribu copy pada opening weekend, yang mana angka yang terlalu kecil bagi sebuah game semegah Gears of War. Informasi ini berkembang lebih jauh dengan klaim bahwa budget pengembangannya melambung hingga $500jt dolar.

Angka fantastis tersebut membuat Gears of War E-Day otomatis menjadi sebuah perilisan yang gagal secara finansial, dengan detail dari beberapa outlet seperti Kotaku yang menyuebut bahwa angka $500jt dolar tersebut memang benar, tapi angka tersebut belum termasuk untuk biaya marketing yang otomatis membuat angka akan jauh lebih besar lagi. Berbeda dengan klaim dari Kotaku, Jason Schreier dari Bloomberg membenarkan angka tersebut tapi tidak mengelaborasi lebih jauh apakah angka tersebut sudah termasuk untuk biaya marketing atau belum.

Jika dalam beberapa hari terakhir informasi datang dari jurnalis dan orang-orang dari media, maka informasi terbaru yang disampaikan oleh Derek Reese yang merupakan mantan manajer XBOX menjawab sebuah post dari Bluesky mengenai pendapat budget $500jt tersebut. Reese mengatakan bahwa mayoritas sebagai dukungan The Coalition untuk cabang teknologi dari microsoft. Ia kemudian secara pribadi telah mencoba membujuk pimpinan di microsoft untuk mendukung rencana agar studio lain mengadopsi teknologi tersebut dan menghapus biaya dukungannya. Dia juga menunjuk Turn 10 dan game engine ForzaTech-nya sebagai contoh lain dari masalah yang sama.

Secara sederhana, The Coalition tidak hanya beroperasi untuk mengembangkan proyek Gears of War E-Day, melainkan juga dari sisi teknologi di microsoft yang secara tidak langsung masuk dalam budget pengembangannya. Reese belum memberikan rincian untuk biaya pengembangan Gears of War E-Day. Tetapi jika The Coalition menanggung biaya yang besar untuk teknologi yang bermanfaat bagi game Xbox lainnya, kontribusi tersebut perlu dipertimbangkan ketika menilai apa yang Microsoft dapatkan dengan uang yang mereka hamburkan, terlebih mengingat untuk data sementara saat ini game tersebut sendiri hanya terjual sekitar 400 ribu copy, dan secara kasar butuh setidaknya 5 hingga 7 juta copy penjualan hanya untuk bisa balik modal. Meskipun memang tidak bisa dipungkiri bahwa angka tersebut bisa menjadi investasi lebih lanjut untuk revenue stream lain, sepeti penjualan konsol, xbox game pass maupun aspek lain yang bisa menarik audiens baru ke ekosistem XBOX.

sumber: Derek Reese


Jika kalian suka dengan artikel yang kami tulis, Bisa dukung kami melalui Saweria.

Untuk yang mau interaksi lebih lanjut, Jangan lupa juga ikuti Ministry of Gamers di berbagai sosial media. Twitter, Facebook, Threads, atau Instagram  yang mana untuk tetap bisa up to date dengan berita, rumor, maupun review.

Fakhri Sholih
Fakhri Sholih
Articles: 67

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *