glen schofield the callisto protocol
Glen Schofield membuka bahwa Krafton memaksa game tersebut dirilis Maret 2023, bukan Desember 2022

Karir Glen Schofield mungkin membuat sebagian iri dengan apa yang sudah dilalui oleh veteran dibalik game Call of Duty dan Dead Space tersebut, akan tetapi nasib dari Glen sendiri cukup memprihatinkan di masa akhir karirnya.

Pada tahun 2023 ia keluar dari Striking Distance Studio setelah merilis The Callisto Protocol yang para kritik anggap sebuah kegagalan dari seorang kreator sekaliber dirinya. Faktanya sendiri ternyata ada pada Krafton yang mana ia secara terbuka katakan lewat sesi wawancara bersama gameindustry biz.

Dilansir dari Game industry biz, Glenn kini menghabiskan waktunya di garasi yang ia sulap sebagai studio kreatif kecilnya. Secara terbuka ia mengatakan bahwa Krafton memaksanya untuk merilis The Callisto Protocol lebih awal sekitar di bulan Desember 2022, yang sedari awal rencana perilisan game sci-fi tersebut ada di sekitar Maret 2023.

“Kami harus belajar sambil bekerja dan mengubah segalanya,” katanya. “Kami menyelesaikannya dan semuanya. Kami melihat masalah yang kami hadapi. Banyak di antaranya disebabkan oleh manajemen Korea.” ungkapnya sembari mengingat momen-momen krusial tersebut juga terjadi karena adanya wabah virus COVID-19 yang membuat segalanya berangsur-angsur kian jadi buruk.

“Saya seorang pemimpin di bidang kreatif, dan saya seorang pemimpin bisnis,” jelasnya. “Tetapi itu tidak berarti bahwa saya ingin melakukan bisnis ini, dan itu tidak berarti bahwa saya ingin menjadwalkan segalanya. Saya benci hal-hal itu. Tunjukkan saja saya arahnya dan biarkan saya melakukan kepemimpinan kreatif yang perlu saya lakukan.”

“Ketika Anda memiliki studio yang berisi seratus orang, Anda bisa bertemu seratus orang setiap hari. Ketika mereka di rumah, Anda harus melakukan panggilan satu per satu, atau saya bisa mengumpulkan semua orang melalui Zoom. Tapi kami berhasil. Kami melakukan semua hal ini karena kami mencari cara terbaik untuk melakukannya. Ada begitu banyak pertemuan.”

“Tetapi ketika Anda berada di studio, saya melihatnya setiap hari. Saya merindukannya. Sangat penting untuk memilikinya; begitulah cara orang-orang muda maju. Begitulah cara Anda mendapatkan nasihat setiap hari. Jadi saya akan mengerjakan game. Saya hanya tidak suka [bekerja jarak jauh]. Saya akan datang dan membantu, tetapi saya tidak ingin menghabiskan delapan jam sehari di Zoom.”

Lewat segala cobaan dan adaptasi dengan sistem kerja remote, Glen dan Striking Distance mulai bisa membangun sistem kerja dan momentumnya kembali. Setidaknya hingga Krafton tiba-tiba memaksanya untuk merilis The Callisto Protocol pada bulan Desember 2022.

Alhasil game sci-fi tersebut rilis prematur dengan rating jeblok dan kritik dimana-mana. Glenn lalu mengatakan ia menghabiskan sisa waktu di Striking Distance membebani game lewat patch demi patch sembari menanggung beban mental yang membuatnya menyalahkan dirinya sendiri.

Lebih buruknya lagi Krafton memberikan perintah untuk merilis versi konsol PS5 dan PS4 yang Glenn katakan sebagai beban tambahan dari segi finansial yang menguras mental. The Callisto Protocol rilis, dan tidak sesuai ekspektasi dari apa yang Krafton bayangkan.

Fakhri Sholih
Fakhri Sholih
Articles: 71

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *